Minggu, 11 Oktober 2009

basis data

Tujuan Instruksional Khusus :
* mahasiswa dapat menjelaskan tingkatan arsitektur basis data
* mahasiswa dapat menjelaskan konsep data independence, komponen DBMS, fungsi DBMS serta bahasa yang digunakan di dalam DBMS
* mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan model data berbasis objek, record, konseptual, dan fisik

Deskripsi Singkat :
basis data merupakan sumber informasi yang dapat dipakai bersama. Setiap pemakai membutuhkan pandangan yang berbeda terhadap data yang disimpan di dalam basis data. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terdapat arsitektur komersial DBMS yang didasarkan pada perluasan arsitektur yang disebut sebagai arsitektur ANSI-SPARC. Jadi materi ini akan membahas tingkatan arsitektur data, karakteristik fungsional DBMS, bahasa yang digunakan di dalam DBMS serta model-model data, Materi-materi tersebut mengetengahkan latar belakang informasi yang penting pada DBMS

Bahan Bacaan :
1. Connoly, Thomas; Begg, Carolyn; Strachan, Anne; Database System : A Practical Approach to Design, implementation and Management, 3rd edition, Addison Wesley, 2001.

2. Korth, H ; database System Concept, 4th edition, Mc Graw Hill, New York, 1991.

Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan.

Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
1. Tingkat Eksternal (External Level)
2. Tingkat Konseptual (Conseptual Level)
3.Tingkat Internal (Internal Level)

Data sub language adalah subse bahasa yang dipakai untuk operasi manajemen basis data.

Dalam basis data secara umum dikenal 2 data sub language :
1. Data Definition Language (DDL)
2. Data Manipulation Language (DML)

Ada 2 macam jenis DML :
1. Procedural DML
2. Non Procedural

Programmer aplikasi menggunakan bahasa-bahasa seperti Cobol, Infomix, dll (host language).
Pemakai terminal menggunakan bahasa Query (misal SQL) atau menggunakan program aplikasi (yang dirancang oleh progammer). sedangkan DBA lebih banyak menggunakan bahasa DDL dan DML yang tersedia dalam DBMS.

DBMS mempunyai tugas untuk menangani semua bentuk akses kepada basis data, secara konsep:
1. Pengguna menyatakan permintaan akses menggunakan DBMS
2. DBMS menangkap dan menginterpretasikan
3. DBMS mencari :
- eksternal / conceptual mapping
- conceptual schema
- konseptual / internal mapping
- internal schema
4. DBMS melaksanakan operasi yang diminta terhadap basis data tersimpan.
Proses 1 s/d 4 dapat dilakukan secara interactive atay dicompile dulu.

Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk mempresentasikan data sehingga data tersebut mudah di pahami.

Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record.
1. Model Data Berbasis Objek
model data berbasis objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas.
Beberapa jenis model data berbasis objek yang umum adalah :
- entity-relationship
- semantic
- functional
- object-oriented
2. Model Data Berbasis Record

Data Independence

Tujuan utama dari 3 tingkat arsitektur adalah memelihara kemandirian data (data independence) yang berarti perubahan yang terjadi pada tingkat yang lebih rendah tidak mempengaruhi tinkat yang lebih tinggi.
Ada 2 jenis data idependence, yaitu ;
1. Physical Data Independence
2. Logical Data Independence

Fungsi DBMS
1. Penyimpanan
2. Katalog yang dapat di akses pemakai
3. Mendukung Transaksi
4. Melayani kontrol concurrency
5. Melayani recovery
6. Melayani autorisasi
7. Mendukung komunikasi data
8. Melayani integrity
9. Melayani data independence
10. Melayani utility

Komponen DBMS
1. Query Processor
2. Database Manager
3. File Manager
4. DML Preprocessor
5. DDL Compiler
6. Dictionary Manager

Komponen software utama database manager
1. Authorization Control
2. Command Processor
3. Integrity Checker
4. Query Optimizer
5. Transaction Manager
6. Scheduler
7.Recovery Manager
8. Buffer Manager