Dalam keheningan malam, aku terdiam membisu, teringat aku akan kenangan dua tahun lalu, saat kita masih bersama terbius dalam lakon kisah klasik masa remaja yang indah. Entahlah apa yang terjadi, tiap kali aku melihat bintang, aku seperti melihat pancaran sinar matamu yang berhasil menggodaku terjebak dalam kesalahan termanis.
Yah! Mencintaimu adalah kesalahan bagiku, namun mencintaimu adalah dosa terindah yang pernah kuperbuat. Entah apa yang ada dalam pikiranku, tiap kali kumelihat sinar matamu, maka tiap kali juga aku melihat fatamorgana surga yang sebenarnya adalah neraka. “Tidak ini tidak boleh terjadi”,bisik malaikat dalam hati yang mencoba menyadarkanku. Aku sendiri yang telah membuat keadaan menjadi seperti ini. Aku sendiri yang telah menjodohkanmu dengan sahabatku. Hingga akhirnya misi ini berhasil, tetapi tiba-tiba kau datang padaku dengan mengucap kata cinta yang berhasil membuatku melayang tinggi. Hingga akhirnya aku sadar dan terjatuh kembali. Seharusnya kata cinta itu bukanlah untukku, tetapi kata cinta itu untuk sahabatku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar